Home > Les Piano / Kursus Piano > Piano Private

Piano Private

PIANO PRIVATE – Private Piano


Piano private guru ke rumah banyak diminati oleh orang tua yang ingin anaknya les piano tanpa perlu repot-repot pergi ke tempat les. Cukup fleksibel, waktu dapat disesuaikan dengan jadwal murid. Hanya saja anda harus mengeluarkan biaya ekstra karena biaya untuk mendatangkan guru piano private ke rumah bisa dibilang cukup tinggi dibandingkan dengan biaya les piano di sekolah musik.

Kalau masalah biaya tidak menjadi masalah bagi anda maka anda bisa mendatangkan guru piano private ke rumah untuk anak anda atau anda sendiri. Anda harus tepat dan cerdas dalam memilih guru piano private.

Kelebihan piano private guru ke rumah:

-         Jadwal les sangat fleksibel, guru piano private menyesuaikan waktu dengan jadwal murid. Kalau murid tidak bisa les suatu waktu maka sewaktu-waktu jadwal bisa dirubah ke hari lain sesuai kesepakatan.

-         Anda atau anak anda tidak perlu repot-repot pergi ke sekolah musik, cukup duduk manis dirumah menanti kedatangan guru piano private anda.

-         Murid bisa belajar dengan bebas, nyaman dan tenang karena berada dirumahnya sendiri.

Kekurangan piano private guru ke rumah:

-         Anda tidak mendapat rapot atau ijazah. Les piano private di sekolah musik setiap selesai ujian kenaikan tingkat / level maka rapot selalu diberikan. Kalau piano private di rumah tidak ada ijazahnya. Menurut saya (penulis), ijazah / rapot tidaklah penting, yang penting adalah anda atau anak anda bisa bermain piano dengan baik dan benar.

-         Di sekolah musik biasanya selalu ada even-even tertentu untuk membiasakan murid-murid tampil didepan umum, maka diadakanlah acara seperti “konser bersama” yang diadakan di gedung pertunjukkan, caffee atau bahkan di mall (tergantung sekolah musik masing-masing). Kalau les piano private guru ke rumah, guru tidak mengikut sertakan muridnya mengikuti even-even seperti pada sekolah musik kecuali beberapa guru tertentu.

Artikel lainnya =>

Tips Belajar Piano

butuh guru piano privat (khusus Jakarta)? klik => disini

__________________________________________________________________________________________

Advertisement
  1. C
    November 4, 2011 at 7:30 am | #1

    Salam kenal pak, saya baru mau mulai belajar piano tapi saya bingung harus mulai dari mana. Bisa tolong di kasih tau gak pak tahapan-tahapan pembelajaran piano untuk begginner. Tolong di balas ya pak.

    Terima kasih.

    • November 7, 2011 at 9:59 pm | #2

      tahapan untuk level beginner:
      1. Posisi duduk, posisi tangan saat memainkan piano dan cara menekan tuts piano dengan benar.
      2. Latihan atau senam penjarian pada piano.
      3. Membaca notasi balok tingkat dasar.
      4. mempelajari lagu-lagu yang mudah.

  2. C
    November 6, 2011 at 10:21 am | #3

    Wah…terima kasih banyak pak udah replay comment saya. Sy mau nanya lagi pak…
    1. Banyak orang yang bilang klo mw belajar piano itu sebaiknya dari klasik klo misalnya nanti mau ke pop atau jazz jadi gampang, tapi ada juga yang bilang klo misalnya mau belajar pop mending belajarnya langsung dari awal karena klo belajarnya dari klasik nanti bisa sampai tua baru bisa main popnya? saya jadi bingung…mohon pencerahannya pak…
    2. Saya dirumah cuma punya keyboard Yamaha PSR E423 buat modal belajar piano, saya uda baca tulisan bapak yang mengatakan klo tuts pada keyboard beda dengan tuts pada piano, apakah itu berarti saya wajib membeli piano? klo harga piano digital yang tutsnya hampir mirip dengan piano akustik tapi harganya dibawah 4 jutaan ada gak pak?

    oh…iya nama saya Charlie pak..umur 19 tahun..saya udah add FB bapak tolong di confirm ya pak…

    mohon di replay ya pak….

    Terima kasih.

    • November 7, 2011 at 9:38 pm | #4

      1. berapa lama belajar piano klasik sebelum mendalami piano pop?
      menurut saya semakin tinggi level di piano klasiknya maka semakin bagus, kalau piano klasiknya masih pemula lalu belajar piano pop biasanya menemui banyak kesulitan seperti menekan chordnya jarinya masih belum kuat. Kalau begitu kita ambil jalan tengahnya, mungkin bagusnya mengenali piano pop sekitar di level 3 keatas.

      logikanya kalau kemampuan piano klasiknya masih di level basic/elementer otomatis kalau ia belajar piano pop pasti sanggupnya hanya memainkan lagu yg aransemennya sangat sangat sederhana yg dikhususkan utk pemula atau level elementer.
      Begitu juga bila di piano klasik levelnya sudah tinggi dan jari sudah sangat lentur dan lincah maka otomatis ia pasti sanggup memainkan lagu-lagu pop yang aransemennya rumit dimana dibutuhkan kelenturan dan kelincahan jari :)

      intinya, semakin tinggi level klasiknya maka semakin bagus utk memulai piano pop.
      apakah perlu sampai tua belajar piano klasik?
      dari level elementer sampai level 3 dibutuhkan sekitar 3-4 tahun, masa iya sih bisa sampai tua main piano popnya??
      yah kalau seandainya ada murid yg sudah menginjak umur 50 tahun baru belajar piano klasik itu sih dah tua namanya yah otomatis pasti bisa sampai lebih tua lagi lah main popnya karena kan dari umurnya saja sudah tua,, :p

      2. apakah wajib membeli piano akustik?
      tidak wajib! disesuaikan saja dengan dananya, jangan dipaksa beli piano klasik kalau dananya tidak mencukupi, piano digital yg harganya dibawah 4 jutaan siapa tau ada, kalau ga dapet yg baru cari aja yg second, seperti merek Casio tipe privia saya rasa ada juga yg murah, atau mungkin ada merek lainnya coba saja cari di Google

  3. C
    November 8, 2011 at 6:42 am | #5

    Sekali lagi terima kasih pak udah replay comment saya, saya sangat berterima kasih karena bapak sudah mau berbagi tentang piano, terus terang blog bapak sangat-sangat membantu saya (bahkan saya yakin juga untuk semua yang membaca blog ini) yang mau belajar piano, saya ada pertanyaan lagi pak, setiap orangkan memiliki definisi yang berbeda-beda tentang musik, banyak orang yang memainkan musik untuk kesenangan mereka, ada juga yang bermain musik untuk meluapkan perasaannya, ada juga yang bermain musik untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu dll. Tapi banyak orang yang sesungguhnya tidak mengerti arti sesungguhnya dari musik itu sendiri. Nah…pertanyaan saya pak, untuk apa bapak bermain musik? dan apa sih arti musik buat bapak?

    sekali lagi terima kasih banyak ya pak karena sudah mau berbagi….

    God bless you always and forever… :)

    • November 8, 2011 at 8:32 am | #6

      hmmm.. skrng pertanyaannya bukan tentang piano lagi nih :p
      Arti musik menurut saya dan untuk apa saya bermain musik ya? oke deh, saya coba jawab krn yg ini sifatnya sharing.
      yg pertama saya akan menjelaskan definisi musik terlebih dahulu:

      Musik merupakan bunyi yang diterima oleh individu atau kelompok berdasarkan sejarah, budaya, lokasi dan selera. Definisi musik sangat luas, diantaranya:
      - Musik adalah bunyi-bunyian yang ditangkap oleh indera pendengar.
      - Musik adalah suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
      - Musik adalah segala sesuatu yang dihasilkan secara sengaja yang disajikan sebagai musik baik oleh seseorang maupun sekumpulan manusia.

      Definisi musik pada Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu:
      - ilmu atau seni penyusunan nada/suara, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yg mempunyai kesatuan & kesinambungan.
      - Nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan (terutama yang menggunakan alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu).

      Menurut M.Soeharto dalam buku “Kamus Musik” dijelaskan bahwa pengertian musik adalah pengungkapan melalui gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa melodi, irama, dan harmoni dengan unsur pendukung berupa gagasan, sifat dan warna bunyi.

      Pengertian musik pada wikipedia yaitu bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang.
      Menurut Aristoteles musik mempunyai kemampuan sebagai terapi rekreatif, mendamaikan hati yang gundah dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

      nah, menurut saya arti / pengertian / definisi musik adalah… yahh… kurang lebih sama lah atau saya sependapat dengan sumber2 artikel tersebut :p

      Pertanyaannya untuk apa saya bermain musik dan seberapa pentingkah musik dalam hidup saya?
      sebelumnya saya ingin sedikit bercerita,
      Saya menyenangi musik dari kecil, masa2 SMP-SMA saya tergila2 dg musik klasik dan paling senang dengan yang namanya piano karena saya denger lagu2 klasik pd piano itu enak2. mulailah saya belajar menekan tuts dan membaca notasi balok. Semakin lama saya belajar semakin saya bisa merasakan kenikmatan bermain musik khususnya piano. Saya mulai bisa meluapkan emosi/perasaan saya melalui musik.
      krn di masa sekolah saya senang dg pelajaran musik dan ingin mendalami ilmu musik lebih dalam lagi, saya pun kuliah di jurusan musik, khususnya pendidikan seni musik.
      nah, karena kuliah saya di jurusan ‘pendidikan seni musik’, otomatis saya mendapatkan bekal untuk menjadi guru musik/instruktur/pelatih / apalah itu namanya :p

      berhubung saya senang dengan piano maka saya pun menjadi instruktur piano.
      ditambah lagi bahwa untuk bertahan hidup di dunia ini perlu yang namanya mencari nafkah supaya dapur tetap ngebul maka… ya… saya pun memantapkan diri mencari nafkah melalui musik,
      sudah diketahui kalau latar belakang pendidikan saya adalah sarjana ilmu pendidikan seni musik, artinya kehidupan sehari2 saya lebih banyak dihabiskan untuk mengajar, mengajar dan mengajar. Entah mengajar di lembaga kursus musik, privat, atau sekolahan. Sedangkan sisanya saya mencari job-job yg berhubungan dg profesi dan kemampuan saya seperti menjadi arranger/menerima pesanan pembuatan musik, bermain piano utk acara2 khusus, menjadi juri, dan lain2.

      kalau ada yg bilang saya bermain musik utk hidup maka saya tidak akan menyanggahnya.
      kalau ada yg bilang saya bermain musik utk berekspresi, meluapkan imajinasi dan emosi maka saya tidak akan menyanggahnya juga.
      kalau ada yg bilang saya bermain musik / mengajar musik utk mencerdaskan bangsa maka saya pun tidak menyanggahnya :D

      nah, kalau ada yg bilang saya bermain / mengajar musik supaya bisa jadi presiden R.I itu sih ga nyambung namanya, ya pasti saya sanggah lah, hahaha :p

      oke, demikianlah sedikit cerita dari saya.
      Thanks sudah berkunjung ke blog saya :)

  4. October 11, 2010 at 2:46 pm | #7

    Tips belajar lagu yg temponya cepat:
    - pertama2 mainkan lagunya dengan tempo yg sangat lambat dulu sampai lancar dan tanpa salah
    - setelah tempo lambat sudah lancar dan tdk salah, tambah temponya sedikit saja lalu mainkan dari awal lagi
    - kemudian tambah lagi temponya sedikit saja dan main dari awal lagi
    - begitu seterusnya menambahkan tempo sedikit demi sedikit hingga akhirnya sanggup bermain dg tempo cepat

    Jadi kesimpulannya utk mempelajari suatu lagu apapun harus dilatih dari tempo yg lambat dulu, biasanya kalau murid berlatih lagu tempo cepat dilatih dari tempo lambat dulu pasti hasilnya lebih rapih dibandingin dengan murid yg berlatih dg tempo langsung cepat pasti hasilnya berantakan dan tidak sempurna.

    beberapa lagu (komposisi piano) yg dimainkan dg tempo cepat:
    - Fantasy Improptu in C sharp minor, Op. 66 (Chopin)
    - flight bumblebee (Rimsky-Korsakov)

    Tips belajar piano supaya hasilnya memuaskan:
    - latihah dg terarur sehari 5 jam, bila tdk sanggup 5 jam sehari maka kurangi menjadi 3 jam sehari, bila tidak sanggup juga mungkin krn sibuknya kegiatan sehari2 dan keterbatasan waktu usahakan minimal sehari 1 jam atau semampunya saja. Latihan beberapa menit rutin kontinyu setiap hari adalah lebih baik daripada latihan sekaligus sehari langsung 5 jam tapi hanya seminggu sekali saja.
    - melatih lagu dg tempo yg sangat lambat dulu kemudian sedikit demi sedikit ditambah terus temponya hingga sesuai dg tempo aslinya.
    - latihan dg teratur dan tertib, sesuai dg instruksi yg diberikan oleh guru piano.

    Siapapun juga kalau latihan teratur rutin setiap hari pasti ada peningkatan.
    Seseorang yg jenius/berbakat biasanya sangat cepat majunya walaupun ia sedikit saja latihan, nah.. bilamana si jenius ini diarahkan utk berlatih rutin sehari 5 jam bahkan lebih, dipastikan ia adalah calon maestro/pianis legendaris yg akan menggemparkan dunia! :p

    lihat saja di youtube, begitu banyak pianis2 cilik yg berbakat, salah satunya pianis umur 6 tahun “The Next Mozart”.

    bukan artinya mereka yg tidak berbakat lantas tdk akan bisa menjadi pianis hebat, hanya saja kalau si jenius berlatih sehari 5 jam sehari maka mereka yg ‘biasa2 saja’ harus berlatih 10 jam sehari!!

    nah, bilamana belajar piano tdk utk tujuan menjadi maestro tp hanya sekedar hobi atau mengisi waktu luang saja, yah tidak perlu latihan sampai 5 jam sehari, cukup latihan semampunya saja. :)

  1. December 9, 2009 at 10:40 pm | #1
  2. December 23, 2009 at 9:28 am | #2
  3. December 23, 2009 at 9:56 am | #3
  4. December 24, 2009 at 10:43 am | #4
  5. December 25, 2009 at 10:50 am | #5
  6. December 26, 2009 at 11:16 am | #6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.